Lima Fakta Menarik Tentang Laut Mati di Perbatasan Jordania, Israel dan Palestina

RADIOWESTsangatta.com, Tel Aviv –
Danau Laut Mati di perbatasan Israel, Yordania dan Palestina adalah sebuah fenomena alam yang unik. Ada 5 fakta menarik soal danau ajaib ini.

Laut Mati menjadi salah satu tujuan utama bagi wisatawan religi yang berkunjung ke Palestina, Israel dan Yordania. Wisatawan dari Indonesia baik umat Kristiani yang tengah berkunjung ke Yerusalem, maupun umat Islam usai menjalankan umrah dan ke Masjid Al Aqsa, biasanya mampir ke sini juga.

Di Laut Mati juga tersimpan kisah yang berkaitan erat dengan sejarah agama Islam, Kristen dan Yahudi. detikTravel berkunjung ke Laut Mati beberapa pekan lalu. Berikut ini lima fakta menarik tentang Laut Mati:

  1. Bukan laut tapi danau

Namanya Laut Mati. Namun, Laut Mati sebenarnya adalah sebuah danau yang membujur di sepanjang perbatasan Israel, Palestina dan Yordania. Tepatnya berada di wilayah barat Palestina, serta timur Yordania.

Panjang Laut Mati mencapai 75,6 km, lebar 16 km dan total luas permukaanya 579 km2. Kedalamannya tercatat mencapai 390 meter. Beberapa literatur menyebut sumber air di Laut Mati berasal dari lembah Danau Galilea yang dialirkan melalui Sungai Yordania.

  1. Mempesona bukan menyeramkan seperti namanya

Meski namanya Laut Mati, namun panorama di sana jauh dari kata menyeramkan. Bahkan pemandangan di laut yang disebut berada di titik terendah permukaan bumi yakni 417,5 meter di bawah permukaan laut (mdpl) itu sangat mempesona.

Nama Laut Mati sendiri berasal dari bahasa Ibrani ‘Yam ha Maved’ yang berarti ‘Laut Pembunuh’. Salah satu alasan disematkan nama ‘Laut Mati’ karena nyaris tak ada kehidupan di dalam atau di pinggirnya.

  1. Semua benda akan mengapung di Laut Mati

Kandungan garam di Laut Mati mencapai 33 persen dan tingkat keasinannya 10 persen lebih tinggi dari laut lainnya. Hal ini menyebabkan semua benda bisa mengapung di Laut Mati, termasuk manusia.

Fakta ini dimanfaatkan oleh wisatawan untuk merasakan sensasi di Laut Mati. Mereka membaca koran sambil mengapung.

  1. Tak ada kehidupan di Laut Mati

Tak ada kehidupan baik di dalam maupun di pinggir Laut Mati karena tingginya kandungan kadar garam. Ikan dan tanaman air sulit hidup berkembang biak di Laut Mati. Hanya ada bakteri dan jamur mikroba yang bisa tumbuh dan berkembang di sana.

  1. Lumpur di Laut Mati dipercaya berkhasiat bagi kulit

Lumpur di Laut Mati disebut memiliki kandungan mineral yang tinggi seperti kalium, magnesium, ataupun bromonium. Manfaat lumpur dari Laut Mati antara lain dipercaya bisa memperbaiki sel kulit mati, melancarkan sirkulasi darah, dan menhaluskan kulit.

Khasiat lumpur inilah yang dimanfaatkan oleh para wisatawan untuk mengobati atau membuat kulit lebih halus. Para pengusaha lokal pun memanfaatkan khasiat lumpur dan garam untuk dikemas dan dijual kepada para wisatawan. Garam atau lumpur dari Laut Mati dikemas dalam sebuah wadah plastik dan dijual seharga US$ 2 per bungkus atau Rp 27 ribu.

Sumber : detik travel

Be Sociable, Share!

RADIO WEST 104.5 FM SANGATTA

Radio West 104.5 FM Alamat Stasiun : Jl. Soekarno Hatta No. 5 Sangatta Kab. Kutai Timur -KALTIM Telp. (0549) 25555 E-mail : west_fm@ymail.com Contact Person : HP. 0812 5401 9423

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan